HOME  |   PUBLIKASI  |   CONTACT US     

Tentang Bank Jambi

Produk dan Layanan

Lokasi ATM

Rekrutmen Bank Jambi

Whistleblowing System (WBS)

    PENCARIAN DATA

   Cari Data :

  INFO LAINNYA

HATI - HATI PENIPUAN

Apabila Kartu Anda Macet tidak dapat digunakan,
hubungi Card Center Bank Jambi dengan nomor :
0811-743-5997
0811-743-5998
0811-743-5999
Selengkapnya ] 

  AREA TERBATAS
 
User ID :
Password :
 
    PRODUK UNGGULAN
 
 

Bank Jambi Resmi Mitra PBB

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Sustainable Development Goals disingkat dengan SDGs adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dan target yang telah ditentukan oleh  PBB  sebagai agenda dunia pembangunan untuk kemaslahatan manusia dan Planet bumi. Tujuan ini dicanangkan bersama oleh negara-negara lintas pemerintahan pada resolusi PBB yang diterbitkan pada 21 Oktober 2015 sebagai ambisi pembangunan bersama hingga tahun 2030. Tujuan ini merupakan kelanjutan atau pengganti dari  Tujuan Pembangunan Milenium yang ditandatangani oleh pemimpin-pemimpin dari 189 negara sebagai Deklarasi Milenium di markas besar PBB pada tahun 2000 dan tidak berlaku lagi sejak akhir 2015.

Agenda pembangunan berkelanjutan yang baru dibuat untuk menjawab tuntutan kepemimpinan dunia dalam mengatasi kemiskinan, kesenjangan, dan perubahan iklim dalam bentuk aksi nyata. Konsep Tujuan Pembangunan Berkelanjutan lahir pada Konferensi Pembangunan Berkelanjutan PBB, pada 2012 dengan menetapkan rangkaian target yang bisa diaplikasikan secara universal serta dapat diukur dalam menyeimbangkan tiga dimensi pembangunan berkelanjutan; (1) lingkungan, (2) sosial, dan (3) ekonomi. Agenda 2030 terdiri dari 17 tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SGD) atau tujuan Global, yang akan menjadi tuntunan kebijakan dan pendanaan untuk 15 tahun ke
depan (2030).

Tujuan ini diformulasikan sejak 19 Juli 2014 dan diajukan pada Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa oleh Kelompok Kerja Terbuka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dalam proposal ini terdapat 17 tujuan dengan 169 capaian yang meliputi masalah pembangunan yang berkelanjutan. Termasuk didalamnya adalah pengentasan kemiskinan dan kelaparan, perbaikan kesehatan, dan pendidikan, pembangunan kota yang lebih berkelanjutan, mengatasi perubahan iklim , serta melindungi hutan dan laut.

Pada bulan Agustus 2015, 193 negara menyepakati 17 tujuan berikut ini, Tanpa kemiskinan, Tanpa kelaparan, Kehidupan sehat dan sejahtera, Pendidikan berkualitas, Kesetaraan gender, Air bersih dan sanitasi layak, Energi bersih dan terjangkau, Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, Industri, inovasi dan infrastruktur, Berkurangnya kesenjangan, Kota dan komunitas berkelanjutan, Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, Penanganan perubahan iklim, Ekosistem laut, Ekosistem daratan , Perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh, Kemitraan untuk mencapai tujuan.

Program - program PBB seperti tersebut diatas, akan selalu berhubungan dengan Bank Jambi. Karena yang ditunjuk sebagai mitra secara resmi adalah Bank Jambi. Jadi nanti kalau ada dana - dana dari luar akan melalui Bank Jambi yang akan kita salurkan kepada program-program tersebut. Sebagai Bank resmi pemerintah sehingga mudah memonitornya kalau langsungkan susah memonitornya.“ Untuk program yang sekarang sedang dan sudah berjalan adalah, Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) bersama dengan Direktorat Jenderal Energi Baru dan Terbarukan dan Konservasi Energi (DJEBTKE) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pemerintah Provinsi Jambi, membangun dan merevitalisasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH). Kegiatan ini mendapatkan dukungan dana dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Global Environment Facility (GEF) dan sebagian berasal dari CSR Bank Jambi,” kata Direktur Utama Bank Jambi M.Yani saat ditemui Jambi Ekpres diruang kerjanya kemarin.

“Melalui inovasi model pembiayaan, UNDP bersama dengan EBTKE didukung dana zakat dari BAZNAS sebesar 350.000 Dolar AS (sekitar Rp. 4,8 milyar) dan dana GEF ditambah sebagian lainnya dari CSR Bank Jambi. Dana ini dimanfaatkan untuk membangun baru 1 PLTMH dan merevitaslisasi tiga unit PLTMH yang memberikan akses listrik empat desa di Provinsi Jambi,” ujar Yani.

Ia menegaskan, pembangunan PLTMH dilaksanakan untuk menjawab tantangan dari masyarakat dan pemerintah Jambi, terkait kontribusi yang dilakukan Bank Jambi untuk masyarakat Jambi sendiri. Karena itu Bank Jambi menggandeng beberapa Social Investor untuk melakukan proyek PLTMH ini. "PLTMH ini telah dipresentasikan beberapa waktu yang lalu di New York dalam Sidang Majelis Umum PBB dan telah dilakukan pertemuan dengan beberapa Social Investor yang sangat tertarik untuk mengerjakan dan mengembangkan proyek seperti ini," tegas Yani Sekarang kran sudah dibuka Bank Jambi untuk kerjasama sebagai mitra PBB. Tinggal lagi bagaimana pemerintah untuk menggandeng Social Investor lain baik local maupun diluar Jambi dan bahkan dunia internasional.” itulah misi mulia Bank Jambi untuk tetap peduli dengan pembangunan masyarakat,” tutup Yani.(sdk)

Halaman Sebelumnya